Sebelum mengganti aki mobil, penting bagi kamu untuk memahami spesifikasinya, terutama kapasitas arus listrik yang dimiliki. Pemahaman ini menjadi bagian dari service rutin mobil.
Perlu diketahui bahwa aki berfungsi sebagai pusat suplai listrik yang mendukung kerja mesin dan berbagai sistem elektronik kendaraan.
Untuk mengetahui daftar ukuran aki mobil berdasarkan kode standar internasional dan kapasitas arusnya, simak penjelasan di artikel ini.
Daftar Ukuran Aki Mobil Berdasarkan Kapasitas Ampere
Ukuran aki mobil biasanya dibedakan berdasarkan kapasitas ampere. Berikut daftar ukuran aki mobil berdasarkan ukuran ampere aki mobil yang umum digunakan dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan:
1. Ukuran 35 Ampere
Aki mobil 35 ampere memiliki ukuran kecil, tetapi mampu memenuhi kebutuhan listrik mobil dengan sistem kelistrikan sederhana.
Kapasitas aki mobil 35 ampere sudah cukup untuk mendukung fungsi dasar, seperti starter dan lampu, sehingga cocok digunakan untuk mobil yang lebih sering dipakai di dalam kota dengan jarak tempuh harian yang tidak terlalu jauh.
2. Ukuran Aki 40 Ampere
Aki mobil 40 ampere memang berukuran kecil, tetapi masih mampu memenuhi kebutuhan listrik mobil sehari-hari. Kapasitas ini cukup untuk menyalakan mesin, lampu, dan fitur dasar lainnya.
Aki 40 ampere cocok digunakan pada mobil yang sering dipakai untuk perjalanan dekat atau aktivitas di dalam kota.
3. Ukuran Aki 45 Ampere
Aki mobil 45 ampere memiliki kapasitas yang lebih besar dibanding aki 35 ampere. Ukuran ini biasanya digunakan pada mobil dengan sistem kelistrikan yang lebih lengkap dan membutuhkan daya listrik lebih stabil.
Kapasitas 45 ampere cukup kuat untuk menunjang berbagai fitur elektronik, seperti AC, sistem audio, dan fitur keamanan. Dengan perawatan yang baik, aki berkapasitas ini juga bisa digunakan dalam waktu yang cukup lama tanpa cepat menurun performanya.
4. Ukuran Aki 60 Ampere
Mobil niaga atau kendaraan berukuran besar umumnya membutuhkan aki 60 ampere karena kebutuhan listriknya lebih tinggi. Mesin diesel memerlukan daya besar saat dinyalakan, ditambah lagi adanya sistem kelistrikan tambahan yang bekerja bersamaan.
Oleh karena itu, aki 60 ampere dirancang untuk memberikan suplai listrik yang stabil agar kendaraan tetap bisa beroperasi dengan optimal dalam berbagai kondisi penggunaan.
Baca juga: Panduan Cas Aki Mobil Sendiri, Aman dan Antiribet!
Kode Standar Ukuran Mobil
Selain kapasitas ampere, ukuran aki mobil juga dibedakan berdasarkan kode standar yang digunakan.
Dengan mengenali macam-macam aki mobil berdasarkan kode standarnya, Anda dapat mengetahui perbedaan tiap jenis aki dan menentukan pilihan yang paling sesuai. Berikut beberapa kode standar ukuran aki mobil yang umum digunakan.
1. Kode Aki DIN atau ETN
Kode DIN berasal dari singkatan Deutsches Institut für Normung, yaitu lembaga di Jerman yang menetapkan standar teknis. Sementara itu, kode ETN atau Europe Type Number digunakan sebagai acuan ukuran aki mobil yang dipakai di berbagai negara Eropa.
Pada aki dengan standar DIN atau ETN, biasanya terdapat lima angka sebagai kode. Meski begitu, kamu tidak perlu membaca semuanya karena kapasitas aki bisa diketahui hanya dari tiga angka pertama.
Sebagai gambaran, jika kamu menemukan kode 55530, cara membacanya cukup mudah. Angka pertama tidak dibaca apa adanya, tetapi diubah lebih dulu. Dalam contoh ini, angka 5 di depan diubah menjadi 0, lalu digabungkan dengan dua angka berikutnya, yaitu 55. Hasilnya, kapasitas aki tersebut adalah 55 Ah.
Supaya lebih jelas, berikut aturan sederhana membaca angka pertama pada kode DIN atau ETN:
Angka awal 5 dibaca sebagai 0.
Angka awal 6 dibaca sebagai 1.
Angka awal 7 dibaca sebagai 2.
Dari aturan ini bisa disimpulkan bahwa angka awal pada kode DIN atau ETN sangat menentukan besarnya kapasitas arus listrik yang dimiliki oleh aki mobil.
2. Kode Aki JIS (Japanese Industrial Standard)
Apabila Anda melihat kode aki mobil seperti NS40ZL atau 36B20L, itu tandanya aki tersebut memakai standar JIS dari Jepang. Standar ini cukup sering digunakan pada mobil keluaran Asia.
Membaca kode JIS sebenarnya tidak rumit. Ambil contoh kode 36B20L. Angka 36 menunjukkan nilai performa aki. Huruf B menjelaskan ukuran aki dari sisi tinggi dan lebarnya.
Selanjutnya, angka 20 berarti panjang aki sekitar 20 cm. Sementara huruf L menunjukkan posisi kutub negatif berada di sisi kiri. Jika tertulis huruf R, artinya posisi kutub negatif ada di sisi kanan.
Karena banyak mobil di Indonesia menggunakan standar JIS, memahami kode ini akan memudahkan kamu saat memilih aki yang sesuai dengan kendaraan.
Baca juga: Apakah Bisa Ganti Aki Mobil Sendiri di Rumah? Cek Caranya!
Efek Ampere Aki Terlalu Besar atau Terlalu Kecil Pada Mobil
Memilih aki mobil tidak bisa dilakukan sembarangan. Kapasitas ampere yang terlalu besar maupun terlalu kecil sama-sama berisiko menimbulkan masalah pada kendaraan.
Jika spesifikasi aki tidak sesuai, kinerja komponen lain bisa ikut terdampak dan menimbulkan kerugian jangka panjang. Berikut ini beberapa efek yang bisa muncul akibat penggunaan ampere aki yang tidak sesuai pada mobil:
1. Biaya Perawatan Membengkak
Jika ukuran aki mobil yang dipilih tidak sesuai, dampaknya bisa cukup merepotkan. Kesalahan ini dapat memicu kerusakan pada beberapa bagian sistem kelistrikan sehingga Anda perlu melakukan penggantian komponen.
Di sisi lain, aki juga menjadi lebih cepat soak karena tidak bekerja sesuai kapasitasnya. Akibatnya, Anda harus lebih sering membeli aki baru yang pada akhirnya membuat pengeluaran jangka panjang menjadi semakin besar.
2. Alternator Bekerja Terlalu Berat
Jika kapasitas aki tidak sesuai, alternator akan dipaksa bekerja lebih keras agar daya aki tetap terisi. Beban kerja yang berlebihan ini membuat alternator tidak bekerja secara optimal.
Dalam jangka waktu tertentu, kondisi tersebut bisa mempercepat keausan komponen alternator dan meningkatkan risiko kerusakan lebih cepat dari seharusnya, sehingga berpotensi menambah biaya perbaikan kendaraan.
3. Kerusakan Sistem Kelistrikan
Jika aki mobil yang digunakan terlalu kecil, suplai listrik menjadi tidak mencukupi dan tegangannya bisa naik turun.
Kondisi ini membuat aliran listrik ke berbagai komponen tidak berjalan dengan baik. Dalam jangka panjang, bagian penting seperti ECU, sistem audio, dan lampu mobil berisiko mengalami gangguan fungsi bahkan rusak secara permanen.
Itulah penjelasan mengenai daftar ukuran aki mobil hingga efek yang bisa muncul akibat penggunaan ampere aki yang tidak sesuai pada mobil.
Dengan memilih aki yang tepat, Anda bisa menjaga sistem kelistrikan tetap stabil, mencegah kerusakan komponen, dan membuat performa mobil tetap optimal dalam jangka panjang.
Untuk menghindari kesalahan dalam menentukan ukuran atau jenis aki, langkah paling aman adalah melakukan pengecekan mobil ke NAWILIS.
Di NAWILIS , Anda bisa menemukan berbagai pilihan aki mobil yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan, lengkap dengan layanan pemasangan oleh tenaga profesional, sehingga proses penggantian aki terasa lebih aman dan praktis.
Sebagai rujukan bagi bengkel umum dan bengkel resmi di berbagai wilayah Indonesia, NAWILIS siap membantu Anda mendapatkan solusi aki mobil yang tepat.
Kunjungi NAWILIS terdekat sekarang untuk memastikan aki mobil Anda ditangani oleh teknisi yang berpengalaman dan tepercaya!

